TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu memasuki periode kepengurusan baru 2026–2031. Salah satu pimpinan yang resmi mendapat amanah dalam jajaran tersebut adalah Adi Sukmono, yang dilantik sebagai Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Bengkulu, Kamis (13/8/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu.
Pengangkatan Adi Sukmono menjadi bagian dari penyegaran struktur kepemimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk lima tahun mendatang. Jabatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan berbagai program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sekaligus meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelantikan pimpinan BAZNAS bukan sekadar agenda administratif. Di balik pergantian kepengurusan, terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan dana umat dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan zakat di daerah, BAZNAS Provinsi Bengkulu dituntut terus membangun kepercayaan masyarakat. Kepercayaan tersebut menjadi modal utama agar potensi zakat yang ada dapat dihimpun secara maksimal dan kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat.
Dengan masuknya Adi Sukmono dalam jajaran pimpinan, BAZNAS Provinsi Bengkulu diharapkan semakin mampu mengembangkan tata kelola kelembagaan serta memperluas dampak program sosial yang dijalankan.
Posisi Wakil Ketua IV juga memiliki arti penting dalam mendukung kerja kolektif pimpinan BAZNAS. Setiap unsur kepemimpinan diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dengan mengedepankan koordinasi dan kepentingan masyarakat.
Periode 2026–2031 menjadi momentum bagi jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk menyusun langkah strategis menghadapi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Tantangan pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dana, tetapi juga bagaimana memastikan bantuan yang diberikan benar-benar mampu mendorong peningkatan kesejahteraan penerima.
Dalam konteks tersebut, profesionalisme pengelolaan zakat menjadi hal yang sangat penting. Program yang dijalankan perlu diarahkan agar tidak berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga dapat mendukung pemberdayaan masyarakat apabila memungkinkan.
Pelantikan Adi Sukmono sebagai Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Bengkulu sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru dalam menjalankan amanah masyarakat. Keberadaan pimpinan baru diharapkan membawa energi dan gagasan untuk memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui keterlibatan Sekda Herwan Antoni dalam prosesi tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Kolaborasi diperlukan agar berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih terarah serta memberikan manfaat yang lebih luas.
Ke depan, BAZNAS Provinsi Bengkulu diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus membangun sistem pengelolaan yang semakin terbuka. Dengan demikian, potensi zakat di Bengkulu dapat menjadi salah satu instrumen yang ikut membantu mengurangi persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Adi Sukmono, amanah sebagai Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian melalui lembaga zakat. Tugas tersebut menuntut komitmen, integritas, serta kemampuan membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Pelantikan yang berlangsung sederhana di ruang kerja Sekda Provinsi Bengkulu tersebut menjadi awal bagi jajaran pimpinan BAZNAS periode baru untuk menjalankan mandat selama lima tahun ke depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra