Skip to main content

Bengkulu Utara, Penerapan Menuju Tatanan Baru Produktif Dan Aman Pandemi Covid 19

Bengkulu Utara

BENGKULU UTARA.TEROPONG PUBLIK.COM-Upaya pemerintah daerah kabupaten Bengkulu utara,Bupati H. Ir.Mian melakukan berbagai tindakan untuk menjaga masyarakat Bengkulu utara selalu dalam keadaan aman dan tetap kondusif,Sebagai bentuk kesiapan penerapan New Normal menuju tatanan baru Produktif dan aman pandemi Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Utara, senen (15/06/2020).

Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian didampingi Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.AP jajaran Forkopimda Kabupaten memberikan arahan kepada Gugus Tugas Kecamatan dihadiri seluruh Camat, Danramil dan Kapolsek, di Taman Setdakab BU bertajuk cofee morning sekaligus penyampaian terimakasih atas kerja keras yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 selama 3 bulan lebih.

“Terima kasih kepada segenap Tim gugus tugas baik tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai tingkat desa yang selama 3 bulan ini telah bekerja keras untuk itu kita sebagai ketua gugus dan jajaran sebagai corong atau contoh dalam penerapan New normal yang harus selalu mematuhi protokol kesehatan.” Jelasnya.

Bupati menjelaskan dibutuhkan sinergisitas dan penekanan yang lebih serta edukasi mengenai protokol kesehatan yang massif terhadap protokol kesehatan dalam upaya mendisiplinkan masyarakat. “Kemudian penting untuk tripika teruskan kepada kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi dan monitoring dimasyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan ini“. terang Bupati Mian.

Bupati Mian juga menekankan pentingnya Camat dan unsur Tripika kecamatan untuk memantau penyaluran berbagai bantuan antara lain PKH,BNT,BST dan BLT Dana Desa agar dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak dan tidak menjadi permasalahan di masyarakat utamanya pembagian BLT DD.

Di sisi lain Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyio dalam arahannya juga menyampaikan perhatian terhadap kegiatan keramaian yang masih terjadi dimana kegiatan pesta pernikahan dan kegiatan objek wisata memang sampai dengan saat ini masih belum di perkenankan.

"Rappid Tes masal dan tracking telah dilakukan oleh dinas kesehatan terhadap 3 pasar dan akan diperluas kepada seluruh pasar di bengkulu utara dalam minggu ini guna melakukan pemetaan persebaran Covid-19," Tutup mian.(GNWAN)