TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat kualitas penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui peningkatan kapasitas para penggerak pendidikan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan pembekalan teknis terkait pengelolaan data dan pemanfaatan Portal Pusat Informasi dan Jaringan Penggerak (PIJAR) PAUD.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas dan Pengisian Data Portal PIJAR PAUD bagi Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bengkulu. Kegiatan ini secara resmi dibuka Bunda PAUD Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi, Selasa (3/11/2026).
Pembukaan Bimtek berlangsung di Aula TK Patria Dharma, Kelurahan Sumur Melele, Kecamatan Teluk Segara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, bersama sejumlah narasumber yang memberikan materi dan pendampingan kepada peserta.
Bimtek dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 November 2026. Selama pelaksanaan, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai penguatan peran Bunda PAUD sekaligus keterampilan teknis dalam mengelola dan memperbarui informasi melalui Portal PIJAR.
Dalam arahannya, Dian Fitriani Wahyudi menegaskan bahwa keberadaan Bunda PAUD di setiap wilayah memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan pendidikan anak sejak usia dini. Peran tersebut tidak hanya sebatas mendorong kegiatan pembelajaran, tetapi juga memastikan anak memperoleh pelayanan pendidikan yang berkualitas, menyeluruh, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya.
Menurut Dian, pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting yang menjadi dasar pembentukan karakter, kemampuan berpikir, serta perkembangan sosial dan emosional anak. Oleh sebab itu, dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar layanan PAUD dapat berjalan optimal.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI). Program ini menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan anak tidak cukup hanya melalui pendidikan, tetapi harus didukung aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan.
Dengan pendekatan tersebut, perkembangan anak diharapkan berlangsung secara lebih maksimal karena seluruh kebutuhan dasarnya mendapatkan perhatian secara terpadu.
Pada kesempatan itu, Dian turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai program penguatan Bunda PAUD.
Ia menilai kolaborasi lintas lembaga sangat diperlukan agar berbagai program pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi agenda kegiatan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa Portal PIJAR memiliki fungsi penting sebagai media pencatatan, dokumentasi, sekaligus publikasi aktivitas Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Melalui sistem tersebut, berbagai program, kegiatan, serta kontribusi para penggerak PAUD dapat terdokumentasi secara lebih terstruktur. Data yang tersedia juga menjadi bahan informasi bagi pemerintah dalam melihat perkembangan kegiatan dan mengukur pelaksanaan program di masing-masing wilayah.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius. Pengisian data harus dilakukan secara lengkap, benar, dan akurat sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program. Informasi yang tidak lengkap atau tidak diperbarui berpotensi membuat gambaran pelaksanaan kegiatan di lapangan menjadi kurang maksimal.
Dian berharap setelah mengikuti Bimtek, seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan mampu mengoperasikan Portal PIJAR secara mandiri, meningkatkan koordinasi, serta lebih aktif melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan.
Ia juga mendorong agar pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara langsung di wilayah masing-masing. Dengan demikian, penguatan kapasitas tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan berlanjut melalui kerja nyata dalam mendukung pelayanan PAUD.
Melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta koordinasi yang semakin kuat, Pemerintah Kota Bengkulu berharap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas dan merata.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan dan pengasuhan berkualitas sejak dini diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, memiliki karakter kuat, serta menjunjung tinggi nilai moral dan akhlak mulia.
Sinergi seluruh Bunda PAUD, pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat pun diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyongsong terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra