TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu berencana memperluas jangkauan Festival Bulan Bahasa pada 2027 dengan melibatkan lebih banyak pelajar tingkat SMP dan SMA dari seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong pengembangan keterampilan berbahasa, kreativitas, serta kepercayaan diri generasi muda.
Rencana tersebut disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa UIN FAS Bengkulu, Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., saat pelaksanaan Festival Bulan Bahasa ke-IX di halaman Gedung UPT Bahasa UIN FAS Bengkulu, Senin (26/10/2026).
Festival tahun ini mengusung tema *“Define Your World, Start with Your Language”*, yang menekankan pentingnya bahasa sebagai sarana untuk membangun pemahaman, menyampaikan gagasan, dan membuka peluang di tengah perkembangan dunia yang semakin kompetitif.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., Wakil Rektor II Dr. Japarudin, M.Si., Kepala UPT Bahasa Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., Kepala UPT Perpustakaan, Direktur Pascasarjana, serta sejumlah pimpinan unit pelaksana teknis di lingkungan kampus.
Penyelenggaraan Festival Bulan Bahasa ke-IX menghadirkan berbagai perlombaan yang diikuti peserta dari sejumlah sekolah di Provinsi Bengkulu. Ajang tersebut memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengasah kemampuan berbahasa sekaligus menampilkan potensi dan kreativitas melalui kompetisi yang bersifat edukatif.
Dedi Efrizal menjelaskan, festival ini akan terus dikembangkan agar tidak hanya menjadi kegiatan rutin di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga mampu menjangkau kalangan pelajar secara lebih luas.
Menurutnya, keterlibatan siswa SMP dan SMA dari berbagai daerah di Bengkulu menjadi salah satu sasaran pengembangan kegiatan pada tahun mendatang.
“Tahun depan, kami akan mengundang seluruh siswa SMP dan SMA untuk mengikuti perlombaan dalam rangka Bulan Bahasa,” ungkap Dedi.
Perluasan peserta tersebut diharapkan membuka kesempatan yang lebih besar bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan, bertukar pengalaman, serta membangun keberanian tampil di hadapan publik. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi ruang pertemuan antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mengembangkan budaya literasi dan kecakapan berbahasa.
Tidak hanya berfokus pada festival, UPT Bahasa UIN FAS Bengkulu juga merencanakan pengembangan layanan pembelajaran bahasa yang dapat diakses masyarakat umum.
Program yang disiapkan mencakup kursus bahasa Inggris dan bahasa Arab untuk anak-anak maupun orang dewasa. Rencana tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif pembelajaran bahasa di luar pendidikan formal sekaligus membantu masyarakat meningkatkan keterampilan komunikasi.
Penguasaan bahasa asing dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pendidikan, memperluas akses terhadap informasi, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan global.
Melalui layanan tersebut, UPT Bahasa diharapkan dapat memperluas kontribusinya, tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi kebahasaan.
Di sisi lain, UPT Bahasa tengah melakukan negosiasi sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan tes *Institutional Testing Program* (ITP) pada 2027. Apabila rencana ini terealisasi, layanan tersebut diharapkan dapat menambah pilihan fasilitas pengujian kemampuan bahasa Inggris di lingkungan UIN FAS Bengkulu.
Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., menyambut positif kembali digelarnya Festival Bulan Bahasa setelah kegiatan tersebut sempat vakum.
Ia berharap penyelenggaraan festival dapat berlangsung secara berkelanjutan dan terus dikembangkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh mahasiswa, pelajar, serta masyarakat.
Menurut Khairudin, kegiatan kebahasaan memiliki posisi penting dalam mendukung kehidupan akademik. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pengetahuan, mengembangkan pemikiran, dan membangun kemampuan akademik.
Rektor juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tetap menjadi perhatian utama UIN FAS Bengkulu. Setelah meraih akreditasi institusi Unggul, kampus tersebut menargetkan semakin banyak program studi memperoleh predikat akreditasi yang sama.
“Target kita, setengah dari program studi di UIN FAS Bengkulu memiliki akreditasi Unggul. Karena itu, seluruh unit harus terus berupaya meningkatkan mutu akademik dan kualitas layanan pendidikan,” tegasnya.
Target tersebut membutuhkan dukungan berbagai unit di lingkungan universitas melalui penguatan tata kelola, peningkatan layanan, dan pengembangan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat.
Festival Bulan Bahasa ke-IX menjadi momentum untuk kembali menghidupkan kegiatan kebahasaan sekaligus memperluas hubungan antara UIN FAS Bengkulu dan sekolah-sekolah di Provinsi Bengkulu.
Rencana pelibatan lebih banyak pelajar pada 2027, pengembangan kursus bahasa Inggris dan Arab, serta persiapan layanan tes ITP menunjukkan arah pengembangan UPT Bahasa yang mencakup kegiatan kompetisi, pembelajaran, dan pengujian kemampuan bahasa.
Melalui berbagai rencana tersebut, UIN FAS Bengkulu diharapkan dapat memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam penguasaan bahasa dan pengembangan kompetensi akademik.
Keberlanjutan program ini akan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang terbuka terhadap kolaborasi, mendorong kreativitas, serta mempersiapkan pelajar dan mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra