Skip to main content

Rekayasa Lalu Lintas Karnaval Batik Besurek 2026 di Bengkulu, Ini Rute Pengalihan dan Penutupan Jalan

Satlantas Polresta Bengkulu memberlakukan rekayasa lalu lintas saat Karnaval Batik Besurek 2026. Simak titik penutupan jalan, rute alternatif, dan lokasi parkir resmi.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Dalam rangka mendukung kelancaran perhelatan Karnaval Batik Besurek 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bengkulu resmi menerapkan rekayasa arus lalu lintas pada Sabtu, 18 April 2026. Kebijakan ini diberlakukan guna memastikan mobilitas kendaraan tetap terkendali sekaligus memberikan kenyamanan bagi ribuan peserta dan masyarakat yang menyaksikan acara budaya tersebut.

Rekayasa lalu lintas ini mencakup sejumlah titik strategis di pusat kota yang menjadi jalur utama karnaval. Kepolisian telah menyiapkan skema pengalihan arus, sistem buka-tutup jalan, hingga penutupan total di beberapa ruas tertentu.

Titik Rekayasa dan Pengalihan Arus

Berdasarkan informasi resmi dari Satlantas, berikut sejumlah pengaturan lalu lintas yang diberlakukan selama kegiatan berlangsung:

Pertama, di Simpang Skip menuju Jalan Suprapto, diberlakukan sistem buka-tutup. Apabila akses menuju Jalan Suprapto ditutup, pengendara hanya diperbolehkan berbelok ke kanan menuju Jalan RRI atau ke kiri ke arah Jalan Nusa Indah.

Selanjutnya, kendaraan dari Jalan Fatmawati dan Jalan Soekarno Hatta tetap dapat melintas dengan ketentuan wajib langsung belok kiri menuju Jalan Suprapto. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi kepadatan di titik utama jalur karnaval.

Sementara itu, dari arah Kampung Bali, kendaraan tidak diperkenankan masuk ke Jalan Suprapto. Pengendara akan dialihkan menuju Jalan Tengah Padang sebagai jalur alternatif yang telah disiapkan.

Pengaturan paling signifikan adalah penutupan total akses Jalan Suprapto hingga Jalan S. Parman. Selama karnaval berlangsung, ruas ini sepenuhnya steril dari kendaraan umum demi mendukung kelancaran parade budaya.

Sterilisasi dan Pengaturan Parkir

Tidak hanya pengalihan arus, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa sepanjang Jalan Suprapto harus bebas dari kendaraan parkir, baik roda dua maupun roda empat. Langkah ini diambil untuk memastikan jalur karnaval tetap lapang dan aman bagi peserta.

Sebagai solusi, panitia telah menyediakan kantong parkir resmi di beberapa lokasi strategis. Di antaranya adalah sepanjang Jalan KZ Abidin II serta area depan Mega Mall Bengkulu. Lokasi ini dipilih karena dinilai mampu menampung kendaraan dalam jumlah besar sekaligus mudah diakses oleh masyarakat.

Imbauan Kepolisian

Perwakilan Satlantas Polresta Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Pengendara diminta mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan maupun kecelakaan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar mengutamakan keselamatan saat berkendara. Hindari pelanggaran dan patuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar perwakilan kepolisian dalam keterangan resminya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan mempertimbangkan rute alternatif agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas.

Antisipasi Kemacetan

Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Karnaval Batik Besurek, lonjakan volume kendaraan diperkirakan tidak terhindarkan. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas ini menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan serta menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Karnaval Batik Besurek sendiri merupakan agenda tahunan yang selalu menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Selain menjadi ajang pelestarian budaya khas Bengkulu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya pengaturan lalu lintas yang matang serta dukungan dari masyarakat, diharapkan pelaksanaan Karnaval Batik Besurek 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan sukses tanpa hambatan berarti.


Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra