TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>> Pemerintah Kota Bengkulu mulai mengawal tahapan penentuan calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bengkulu untuk masa kerja 2026–2031 melalui verifikasi faktual. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan profesional, transparan, dan akuntabel agar menghasilkan pemimpin yang berintegritas serta mampu memperkuat pengelolaan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pembukaan verifikasi faktual calon pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu yang berlangsung di Ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (29/10/2026).
Menurut Dedy, pemilihan pimpinan BAZNAS bukan sekadar proses pergantian atau pengisian jabatan organisasi. Seleksi ini menjadi bagian penting dalam memastikan lembaga pengelola zakat memiliki sumber daya manusia yang kompeten, amanah, dan mampu menjalankan tanggung jawabnya secara optimal.
Ia menilai BAZNAS mempunyai posisi strategis dalam mendukung program pemerintah, terutama untuk membantu masyarakat kurang mampu, mengurangi angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
“Seleksi verifikasi faktual ini harus dilakukan secara benar-benar profesional. BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Karena itu, figur yang terpilih harus mempunyai kompetensi yang memadai dan integritas tinggi,” tegas Dedy.
Ia berharap proses seleksi dapat melahirkan pimpinan yang tidak hanya memahami tata kelola kelembagaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat.
Kepercayaan publik dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi keberhasilan BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat. Dengan kepemimpinan yang profesional, dana yang dipercayakan masyarakat diharapkan dapat dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi penerima yang berhak.
Pembukaan verifikasi faktual tersebut dihadiri sejumlah perwakilan BAZNAS dan unsur pemerintah yang terlibat dalam pengawasan serta pelaksanaan tahapan seleksi.
Hadir Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Bengkulu, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum.; Kepala Divisi Pembinaan Wilayah BAZNAS RI, H. Putra Erianton, Lc.; Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd.; serta Kasubag TU Kementerian Agama Kota Bengkulu, Dr. H. Fahrurrazi, M.Si.
Turut hadir Ketua Sekretariat Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu, Alex Periyansyah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bengkulu, Harry Iswahyudi, serta undangan lainnya.
Mewakili Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu periode 2026–2031, Prof. Dr. H. Johanes Sapri, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan proses seleksi.
Ia menegaskan, tim seleksi berkomitmen menjalankan setiap tahapan sesuai ketentuan hukum dan aturan yang berlaku. Prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta objektivitas menjadi bagian penting untuk menjaga kredibilitas proses penentuan calon pimpinan.
Johanes juga mengingatkan para peserta agar mengikuti tahapan wawancara dengan serius, menjunjung sportivitas, serta menunjukkan kemampuan dan komitmen mereka dalam mengembangkan tata kelola zakat di Kota Bengkulu.
“Kami mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras serta bersinergi sehingga setiap tahapan seleksi dapat terlaksana dengan baik, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Setelah agenda pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi faktual melalui sesi wawancara oleh Tim Seleksi di Ruang Hidayah II, Kantor Wali Kota Bengkulu.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian terhadap para calon pimpinan sebelum penetapan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kapasitas, pemahaman kelembagaan, serta kesungguhan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Dedy Wahyudi bersama jajaran juga bertukar cenderamata dengan Hj. Neyla Saida Anwar sebagai simbol penghargaan dan penguatan hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kota Bengkulu dan BAZNAS RI.
Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang, khususnya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan umat.
Melalui seleksi yang berintegritas, Pemerintah Kota Bengkulu berharap BAZNAS ke depan semakin mampu menjalankan fungsi pengumpulan dan pendistribusian zakat secara tepat sasaran. Kepemimpinan yang kuat diharapkan turut mendorong pengelolaan dana sosial keagamaan yang lebih profesional, sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra