Skip to main content

Musda KAHMI dan FORHATI Seluma Dibuka Wabup Gustianto, Dorong Sinergi untuk Pembangunan

Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto membuka Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI ke-III dan FORHATI ke-II Kabupaten Seluma di Aula BKD Kabupaten Seluma, Sabtu (8/8/2026). Musda menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan mendorong kontribusi KAHMI serta FORHATI dalam pembangunan daerah.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kabupaten Seluma mendorong organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan untuk semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah. Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-III dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) ke-II Kabupaten Seluma.

Musda KAHMI dan FORHATI tersebut berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD) Kabupaten Seluma, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan dihadiri Kapolres Seluma, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi KAHMI dan FORHATI, serta para peserta musyawarah.

Agenda organisasi tersebut menjadi ruang penting bagi KAHMI dan FORHATI Kabupaten Seluma untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan kepengurusan sebelumnya sekaligus merancang arah organisasi untuk periode berikutnya.

Tidak hanya membahas persoalan internal, Musda juga menjadi kesempatan bagi para alumni HMI untuk menyatukan pandangan mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Gustianto menyampaikan penghargaan kepada KAHMI dan FORHATI yang telah melaksanakan Musda sebagai bagian dari proses demokrasi organisasi.

Menurutnya, forum musyawarah harus mampu menghasilkan keputusan yang tidak berhenti pada pergantian struktur kepengurusan. Lebih dari itu, kepengurusan baru diharapkan mempunyai gagasan dan program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Musda ini bukan hanya sebagai agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan gagasan, dan melahirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Seluma,” kata Gustianto.

Ia menilai keberadaan KAHMI dan FORHATI memiliki posisi strategis karena diisi oleh para alumni yang memiliki pengalaman organisasi, wawasan serta kemampuan untuk memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pembangunan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Seluma membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat. Menurut Gustianto, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

“Kami berharap KAHMI dan FORHATI dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, memberikan pemikiran, kritik yang konstruktif, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak jajaran KAHMI dan FORHATI untuk menjadikan hasil Musda sebagai pijakan dalam menyusun program kerja yang realistis dan sesuai kebutuhan daerah.

Kolaborasi antara organisasi masyarakat dengan pemerintah, lanjutnya, dapat diperkuat melalui pertukaran gagasan, pendampingan masyarakat, kegiatan sosial, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai program yang memiliki dampak langsung.

Musda KAHMI ke-III dan FORHATI ke-II Kabupaten Seluma diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang memiliki semangat kebersamaan dan mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.

Selain memperkuat konsolidasi internal, kepengurusan yang terbentuk nantinya diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan Kabupaten Seluma.

Gustianto menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara organisasi dan pemerintah agar setiap gagasan yang lahir dapat diarahkan menjadi kontribusi konkret bagi masyarakat.

“Bersama-sama kita berkontribusi untuk mewujudkan Kabupaten Seluma yang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.

Dengan terlaksananya Musda tersebut, KAHMI dan FORHATI Kabupaten Seluma diharapkan memasuki babak baru dengan energi organisasi yang lebih kuat. Kepengurusan mendatang dituntut tidak hanya solid secara internal, tetapi juga responsif terhadap perubahan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Musyawarah tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpengurus dan alumni HMI di Kabupaten Seluma. Dengan pengalaman serta kapasitas yang dimiliki para alumni, KAHMI dan FORHATI diharapkan mampu terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.

Pewarta : Hassan 

Editing : Adi Saputra