TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok terus dilakukan melalui berbagai program sosial. Kali ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghadirkan pasar murah di Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan menyediakan hampir 2.000 paket sembako bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (3/11/2026) tersebut menyasar warga di tiga lokasi berbeda, yakni Dusun Jatiagung, Desa Menampu, dan Desa Purwoasri. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama keluarga yang harus mengatur pengeluaran rumah tangga di tengah meningkatnya harga bahan pokok penting (bapokting).
Melalui pasar murah tersebut, masyarakat cukup mengeluarkan uang sebesar Rp50 ribu untuk mendapatkan satu paket kebutuhan pangan. Setiap paket berisi beras seberat 3 kilogram, minyak goreng, gula pasir, serta mi instan.
Harga penebusan yang relatif rendah diharapkan dapat membantu mengurangi pengeluaran warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi rumah tangga berpenghasilan terbatas.
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IV Jember-Lumajang dari Fraksi PKB, Rivqi Abdul Halim atau Gus Rivqi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi langsung untuk masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.
Ia menegaskan, pembiayaan kegiatan pasar murah tersebut berasal dari dana pribadinya. Program ini juga menjadi bagian dari agenda sosial yang ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
"Kegiatan ini murni dari kantong pribadi. Ini salah satu agenda kami untuk masyarakat, bagaimana bisa meringankan beban warga di tengah harga sembako yang terus melambung. Kegiatan ini juga merupakan arahan langsung dari Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin Iskandar," ujar Gus Rivqi saat ditemui awak media di sela kegiatan.
Menurutnya, kehadiran program seperti ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Bantuan melalui penyediaan sembako dengan harga khusus menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.
Tidak hanya berfokus pada persoalan ekonomi, Gus Rivqi juga menyampaikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Ia membuka kesempatan bagi warga yang mempunyai anak dengan keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi untuk memperoleh informasi serta pendampingan terkait program beasiswa.
Komitmen tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus sepenuhnya terbebani persoalan biaya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari sambutan positif terhadap pelaksanaan pasar murah. Salah seorang warga Dusun Jatiagung, Mahmuda, mengaku terbantu dengan adanya paket sembako yang dapat ditebus hanya dengan Rp50 ribu.
Menurutnya, harga tersebut cukup meringankan dibandingkan apabila seluruh kebutuhan dalam paket harus dibeli secara terpisah di pasaran.
"Alhamdulillah, dengan Rp50 ribu sudah mendapatkan beras, minyak, gula, dan mi instan. Ini sangat membantu masyarakat kecil seperti saya. Harga sembako sekarang mahal. Terima kasih masih ada yang peduli kepada kami," ungkap Mahmuda.
Bagi masyarakat, program pasar murah tidak sekadar menjadi kesempatan memperoleh bahan pangan dengan harga lebih rendah, tetapi juga memberikan ruang untuk menghemat pengeluaran rumah tangga.
Melalui penyaluran hampir 2.000 paket di tiga lokasi tersebut, PKB berharap kegiatan sosial serupa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya kelompok yang paling merasakan tekanan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap persoalan ekonomi masyarakat perlu diwujudkan melalui langkah konkret. Kehadiran bantuan pangan dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli keluarga.
Pewarta: Roni
Editing: Adi Saputra