TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Lapangan Tenis Makorem 041/Gamas, Kota Bengkulu, berubah menjadi pusat perhatian para pecinta burung berkicau pada Minggu (15/2/2026). Suara merdu berbagai jenis burung terbaik menggema silih berganti, menandai digelarnya Lomba Burung Berkicau dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korem 041/Gamas. Kegiatan ini mengusung tema “Maju Bersama Masyarakat Bengkulu”, sebagai wujud komitmen TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Danrem 041/Gamas yang diwakili Kasrem 041/Gamas, Kolonel Inf Edison S. Sinabutar, S.Sos. Dalam sambutan Danrem yang dibacakan Kasrem, disampaikan bahwa lomba ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, khususnya komunitas kicau mania di Bengkulu dan sekitarnya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai sosial yang sangat penting karena mampu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana yang positif. Selain menumbuhkan rasa kebersamaan, lomba burung berkicau juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup serta kelestarian satwa, khususnya burung sebagai bagian dari ekosistem.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Bukan hanya sebatas hobi, tetapi juga menjadi media edukasi tentang pentingnya menjaga alam dan merawat satwa dengan baik,” pesan Danrem dalam sambutannya.
Kasrem juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta etika selama perlombaan berlangsung. Dengan demikian, suasana kompetisi dapat tetap kondusif, penuh kegembiraan, dan jauh dari konflik. Para peserta diharapkan mampu menampilkan kualitas terbaik burung andalan masing-masing tanpa mengabaikan nilai kebersamaan.
Lomba ini turut dihadiri oleh para perwira staf Korem 041/Gamas, jajaran Kabalak, Kepala BMKG Provinsi Bengkulu, serta ratusan peserta dari berbagai daerah. Tidak hanya berasal dari wilayah Bengkulu, kicau mania juga datang dari luar provinsi, sehingga membuat atmosfer perlombaan semakin meriah dan berwarna.
Para peserta unjuk kemampuan burung peliharaan mereka dalam sejumlah kelas utama bergengsi, antara lain Murai Batu (MB) Umum Danrem, MB Umum Kasi Ops, Kapas Tembak Kasi Intel, Kenari A Kasi Ren & Kasi Log, Kacer Kasi Ops, serta Kenari B Kasi Pers & Kasi Ter. Setiap kelas menghadirkan persaingan ketat, dengan penilaian juri yang profesional dan objektif.
Sorak sorai penonton terdengar hampir di setiap sesi penilaian. Antusiasme yang tinggi menciptakan suasana kompetisi yang sehat sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar komunitas. Selain kelas utama, panitia juga membuka berbagai kelas tambahan agar lebih banyak peserta dapat berpartisipasi dan merasakan atmosfer perlombaan.
Tidak hanya memperebutkan trofi dan hadiah utama, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Hadiah hiburan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menambah semangat para kicau mania yang telah datang dari jauh.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa penyelenggaraan lomba ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga memperkuat persaudaraan.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang pertemuan yang positif, di mana semua orang bisa berbagi hobi, pengalaman, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Lomba Burung Berkicau dalam rangka HUT ke-80 Korem 041/Gamas akhirnya ditutup dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan, kecintaan terhadap burung, serta kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh seiring dengan komitmen Korem 041/Gamas dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra