Skip to main content

Wali Kota Dedy Wahyudi Terima Ombudsman Bengkulu, Perkuat Pengawasan dan Kualitas Pelayanan Publik

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima audiensi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bengkulu, Mustari Tasti, beserta rombongan di Balai Kota Merah Putih, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan kelembagaan dan sinergi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya membangun sistem pemerintahan yang transparan, profesional, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat hubungan kerja sama dengan lembaga pengawas pelayanan publik guna memastikan setiap layanan pemerintah berjalan sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut terlihat dalam audiensi antara Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dengan Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Bengkulu, Mustari Tasti, beserta rombongan. Pertemuan berlangsung di Balai Kota Merah Putih, Senin (2/11/2026).

Audiensi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih intensif antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Ombudsman RI Perwakilan Bengkulu.

Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam mengawal penyelenggaraan pelayanan publik agar semakin berkualitas, mudah diakses, serta memberikan kepastian bagi masyarakat.

Pelayanan publik merupakan salah satu aspek penting yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, setiap perangkat daerah dituntut mampu memberikan pelayanan secara optimal, mulai dari proses administrasi, penyampaian informasi, hingga penyelesaian berbagai kebutuhan masyarakat.

Kehadiran Ombudsman sebagai lembaga negara yang memiliki kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap berbagai bentuk pelayanan.

Bagi Pemerintah Kota Bengkulu, peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya berkaitan dengan kecepatan menyelesaikan urusan administrasi. Lebih dari itu, pelayanan harus dilaksanakan berdasarkan prinsip keterbukaan, kepastian prosedur, tanggung jawab, serta perlakuan yang adil kepada seluruh masyarakat.

Penguatan koordinasi dengan Ombudsman juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Melalui komunikasi dan pengawasan yang konstruktif, berbagai potensi persoalan dalam penyelenggaraan pelayanan diharapkan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat.

Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah adalah memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai persyaratan, mekanisme, biaya, serta waktu penyelesaian layanan. Kejelasan tersebut penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan ketika berurusan dengan instansi pemerintahan.

Selain itu, setiap organisasi perangkat daerah perlu memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan yang responsif. Aparatur pemerintah harus mampu menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama, bukan sekadar menjalankan rutinitas birokrasi.

Audiensi ini juga membuka ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengawasan pelayanan publik. Dengan adanya hubungan kelembagaan yang baik, pemerintah daerah dapat memperoleh masukan, evaluasi, serta rekomendasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja pelayanan.

Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen melanjutkan pembenahan birokrasi melalui penerapan prinsip pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Setiap bentuk pelayanan diharapkan semakin efektif sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari penyelenggaraan pemerintahan.

Sinergi bersama Ombudsman diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat diwujudkan melalui koordinasi berkelanjutan, evaluasi, serta langkah konkret dalam memperbaiki kualitas layanan di berbagai sektor.

Dengan hubungan kerja sama yang semakin kuat, Pemkot Bengkulu diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Pada akhirnya, keberhasilan pelayanan publik tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mendapatkan kemudahan, kepastian, dan kepuasan ketika membutuhkan layanan pemerintah.

Audiensi Wali Kota Bengkulu bersama Ombudsman RI Perwakilan Bengkulu menjadi salah satu langkah untuk memastikan komitmen tersebut terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra