TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong Gerakan Pramuka terus memperkuat perannya dalam membangun karakter generasi muda. Pesan tersebut mengemuka saat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Helmi Hasan, membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) VIII Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Bengkulu Tahun 2026.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Selasa malam (27/10/2026). Forum ini menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi kepramukaan di Bengkulu, terutama untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menentukan langkah strategis bagi kepengurusan mendatang.
MUSDA VIII tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga wadah bagi jajaran Gerakan Pramuka untuk memperkuat koordinasi, menyatukan pandangan, dan menyusun program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
Melalui forum tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan karakter, sehingga para anggotanya tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan bangsa.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyoroti posisi strategis Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga berpegang pada nilai moral serta integritas.
Menurutnya, pembinaan generasi muda membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Penguasaan ilmu pengetahuan perlu berjalan beriringan dengan pembentukan sikap, kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan kesediaan untuk mengabdi kepada masyarakat.
Pendidikan kepramukaan dinilai memiliki ruang penting untuk menanamkan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan organisasi, latihan, kerja sama kelompok, serta berbagai bentuk pengabdian sosial.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, anggota Pramuka diharapkan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri, sekaligus memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Herwan juga berharap pelaksanaan MUSDA VIII dapat memperkuat soliditas organisasi Pramuka di Provinsi Bengkulu. Kekompakan antarjajaran dinilai penting agar program kerja yang dirumuskan tidak berhenti sebagai rencana, melainkan dapat diterapkan secara nyata.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka mempunyai peluang besar untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah, khususnya melalui penyiapan generasi muda yang berkarakter dan memiliki rasa cinta terhadap Tanah Air.
Pembukaan MUSDA VIII turut dihadiri Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual, Mayjen TNI (Purn.) Widagdo Hendro Sukoco.
Kehadiran perwakilan Kwarnas menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan koordinasi antara organisasi Pramuka di tingkat nasional dan daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan yang selaras dengan tujuan Gerakan Pramuka.
Aspek bela negara, pembentukan mental, dan penguatan spiritual juga menjadi perhatian dalam pendidikan kepramukaan. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk membangun generasi muda yang memiliki ketahanan pribadi, menjunjung nilai kebangsaan, serta memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.
Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, pembinaan karakter menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui program pendidikan yang relevan. Gerakan Pramuka diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan yang mendidik, membangun solidaritas, dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif.
Sementara itu, Ketua Kwarda 07 Gerakan Pramuka Bengkulu, Hamka Sabri, berharap MUSDA VIII menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan seluruh unsur organisasi kepramukaan di Provinsi Bengkulu.
Ia juga mengharapkan forum tersebut menghasilkan rumusan kebijakan dan program kerja yang mampu meningkatkan mutu pembinaan anggota di seluruh wilayah Bengkulu.
Kesamaan visi dan komitmen antarpengurus menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program. Dengan koordinasi yang baik, pembinaan di berbagai tingkatan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.
Hasil musyawarah nantinya diharapkan menjadi pedoman bagi organisasi dalam menentukan prioritas kegiatan, memperkuat kapasitas pembina, serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri melalui kepramukaan.
Penyelenggaraan MUSDA VIII Gerakan Pramuka Kwarda 07 Bengkulu Tahun 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen organisasi dalam menjalankan fungsi pendidikan karakter.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan sinergi bersama Kwarnas, Gerakan Pramuka Bengkulu diharapkan semakin solid serta mampu melahirkan generasi yang berintegritas, mandiri, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian untuk mendukung kemajuan daerah maupun bangsa.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra