Skip to main content

Musim Kemarau, DLH Kota Bengkulu Intensifkan Perawatan Taman Kota

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu melakukan perawatan dan penyiraman tanaman di salah satu ruang terbuka hijau sebagai langkah menjaga taman kota tetap hijau dan asri selama musim kemarau, Senin (10/8/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Musim kemarau yang membuat kondisi cuaca lebih terik menjadi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya dalam menjaga keberlangsungan ruang terbuka hijau (RTH). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu meningkatkan intensitas pemeliharaan taman-taman kota agar tetap hijau, bersih dan nyaman digunakan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan dengan memperbanyak agenda perawatan di sejumlah kawasan taman dan ruang publik yang menjadi bagian penting dari wajah perkotaan. Kondisi tanaman yang membutuhkan pasokan air lebih banyak selama musim kering membuat penyiraman menjadi salah satu kegiatan utama yang dilakukan petugas.

Untuk mendukung kebutuhan air di lapangan, DLH Kota Bengkulu menjalin kerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan proses penyiraman tanaman dapat berlangsung secara optimal, terutama ketika curah hujan mulai berkurang.

Kepala DLH Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengatakan pemeliharaan RTH tidak boleh berhenti hanya karena perubahan musim. Menurutnya, taman kota merupakan fasilitas publik yang harus dirawat secara berkelanjutan karena memiliki fungsi ekologis sekaligus sosial bagi masyarakat.

“Di tengah musim kemarau yang menimpa Kota Bengkulu, kami dari Dinas Lingkungan Hidup memasifkan perawatan taman-taman kota,” ujar Anshar Amin, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, pemeliharaan dilakukan melalui sejumlah kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi tanaman. Penyiraman secara berkala menjadi prioritas untuk menjaga tanaman hias, pepohonan maupun rerumputan agar tidak mengalami kekeringan.

Selain air, kebutuhan nutrisi tanaman juga menjadi perhatian petugas. Pemupukan dilakukan untuk membantu mempertahankan pertumbuhan tanaman sehingga tetap terlihat sehat dan memiliki nilai estetika.

BACA JUGA : Pemkot Bengkulu Dorong Pelestarian Kain Besurek dan Regenerasi Maestro

https://www.teropongpublik.co.id/pemkot-bengkulu-dorong-pelestarian-kain-besurek-dan-regenerasi-maestro

Petugas DLH juga melaksanakan pemangkasan terhadap tanaman dan rumput yang tumbuh terlalu tinggi. Langkah tersebut tidak hanya bertujuan memperindah kawasan taman, tetapi juga menjaga kerapian serta keamanan ruang publik.

Kegiatan lainnya adalah penyiangan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman utama. Tanaman yang mati atau mengalami kerusakan juga diganti melalui proses penyulaman agar tidak meninggalkan bagian kosong di kawasan taman.

Kebersihan lingkungan menjadi bagian lain dari perawatan rutin. Sampah yang ditemukan di sekitar taman dibersihkan secara berkala sehingga keberadaan RTH tidak hanya hijau, tetapi juga terbebas dari tumpukan sampah yang dapat mengurangi kenyamanan pengunjung.

Anshar menyebut keterlibatan Damkar dan Penyelamatan memberikan dukungan penting dalam menghadapi kondisi kemarau. Ketersediaan armada dan suplai air dapat membantu memperluas jangkauan penyiraman di sejumlah titik yang membutuhkan perhatian.

“Dibantu oleh Dinas Damkar dan Penyelamatan, DLH melakukan perawatan mulai dari penyiraman teratur, pemupukan bernutrisi, pemangkasan rutin tanaman dan rumput, penyiangan gulma, penyulaman tanaman mati, serta pembersihan sampah harian,” jelasnya.

Menurut dia, pemeliharaan taman harus dilakukan secara konsisten agar RTH tetap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Keberadaan pepohonan dan tanaman di kawasan perkotaan juga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih teduh di tengah suhu udara yang panas.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap sinergi antarorganisasi perangkat daerah tersebut dapat menjaga kualitas taman dan ruang terbuka hijau selama musim kemarau. Dengan perawatan yang lebih intensif, fasilitas publik diharapkan tetap menjadi ruang yang nyaman untuk beraktivitas, berolahraga maupun sekadar bersantai.

Keberadaan taman kota juga menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kawasan perkotaan yang tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Karena itu, DLH mengajak masyarakat ikut menjaga taman yang telah dirawat pemerintah. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak tanaman serta menggunakan fasilitas publik secara tertib menjadi bagian dari upaya bersama mempertahankan ruang hijau Kota Bengkulu.

Dengan perawatan berkelanjutan dan dukungan masyarakat, taman-taman kota diharapkan tetap mampu menjalankan fungsinya sebagai ruang hijau, kawasan resapan, sekaligus ruang interaksi publik yang asri dan nyaman sepanjang musim.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra