Skip to main content

Pemkot Bengkulu Bantu Korban Kebakaran Rumah di Pekan Sabtu

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah menyerahkan bantuan sembako dari Pemkot Bengkulu kepada Andre, warga Kelurahan Pekan Sabtu yang menjadi korban kebakaran rumah. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga di Perumahan Bukit Indah Rafflesia, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, mendapat perhatian Pemerintah Kota Bengkulu.

Tak ingin warganya menghadapi masa sulit seorang diri, Pemkot Bengkulu melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada Andre, pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran pada Rabu malam, 5 Agustus 2026.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Alex Periansyah. Bantuan itu merupakan dukungan dari Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny L Tobing.

Dalam kesempatan tersebut, Alex menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya dirasakan ketika masyarakat berada dalam kondisi normal. Menurutnya, pemerintah juga harus berada di tengah warga ketika menghadapi persoalan dan musibah.

“Pemerintah Kota Bengkulu akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Bengkulu dalam keadaan suka maupun duka,” ujar Alex saat menyerahkan bantuan.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. Meskipun tidak dapat menggantikan seluruh kerugian akibat kebakaran, bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar korban pada masa pemulihan.

Penyaluran bantuan melibatkan jajaran Dinas Sosial Kota Bengkulu. Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Sahriyeni turut hadir bersama Sekretaris Dinsos Iryana, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Denny Apriansyah, para subkoordinator serta tim Linjamsos.

Rumah Kosong Dilalap Api

Kebakaran yang menimpa rumah Andre terjadi pada Rabu malam. Saat kejadian berlangsung, rumah yang berada di kawasan Perumahan Bukit Indah Rafflesia tersebut dilaporkan dalam keadaan kosong.

Kobaran api dengan cepat membesar dan mengakibatkan sebagian besar bangunan terbakar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia di sekitar lokasi.

Situasi kemudian ditangani petugas pemadam kebakaran. Setelah menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan armada dan personel.

Kadis Damkar Kota Bengkulu Yuliansyah memimpin langsung penanganan di lapangan. Petugas berupaya keras menjinakkan api sekaligus mengantisipasi agar kobaran tidak menjalar ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi.

Yuliansyah menjelaskan bahwa kondisi api ketika petugas tiba sudah cukup besar sehingga penanganan harus dilakukan secara maksimal.

“Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar sehingga proses pemadaman dilakukan secara maksimal hingga api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan,” kata Yuliansyah.

Setelah kobaran berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Peristiwa tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat dalam menghadapi kejadian kebakaran di kawasan permukiman. Selain mengandalkan petugas, kewaspadaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas.

Kepedulian Pemerintah untuk Warga

Bantuan sembako yang diberikan Pemkot Bengkulu menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada warga yang terdampak bencana maupun musibah.

Melalui Dinas Sosial, pemerintah berupaya memastikan warga yang mengalami kondisi darurat tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar setelah kejadian.

Bagi korban kebakaran, masa setelah api padam bukan berarti persoalan selesai. Mereka masih harus menghadapi dampak kerusakan rumah dan kehilangan berbagai barang berharga.

Karena itu, dukungan pemerintah dan kepedulian lingkungan sekitar menjadi penting agar korban dapat melewati masa sulit tersebut.

Pemkot Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus membangun pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah warga diharapkan bukan sekadar bantuan material, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral agar masyarakat tidak merasa sendirian ketika menghadapi musibah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra