Skip to main content

Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Upacara dan Tabur Bunga Jadi Agenda Utama

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Bengkulu, Zahirman Aidi, memimpin rapat koordinasi persiapan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026 bersama sejumlah OPD dan instansi terkait di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (6/11/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2026. Sejumlah instansi dan unsur terkait dilibatkan dalam koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan lancar.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Bengkulu, Zahirman Aidi, di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyatukan langkah berbagai pihak agar pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan tahun ini dapat berjalan sesuai rencana. Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis, pembagian tanggung jawab, serta koordinasi antarlembaga yang terlibat.

Sejumlah instansi hadir dalam pembahasan tersebut, di antaranya Dinas Sosial, Polda Bengkulu, Korem, Polair, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), unsur TNI, Lanal, serta beberapa instansi vertikal lainnya.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting karena setiap kegiatan membutuhkan dukungan dan penanganan sesuai bidang masing-masing. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, setiap instansi diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa peringatan Hari Pahlawan tingkat Provinsi Bengkulu akan diisi dengan sejumlah agenda utama. Kegiatan yang direncanakan meliputi upacara penghormatan di Taman Makam Pahlawan serta prosesi tabur bunga di kawasan Pulau Baai.

Kedua agenda tersebut memiliki makna tersendiri dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan. Upacara di Taman Makam Pahlawan menjadi bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Sementara itu, kegiatan tabur bunga merupakan simbol penghargaan dan ungkapan terima kasih atas pengabdian para pahlawan.

Zahirman Aidi menegaskan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) maupun instansi yang telah diberikan tanggung jawab harus memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan sejak awal.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan peringatan tidak hanya bergantung pada panitia utama, tetapi juga membutuhkan keseriusan seluruh pihak yang terlibat dalam setiap bagian kegiatan.

“Kita berupaya pelaksanaan semaksimal mungkin, dan OPD yang bertanggung jawab bisa melaksanakan tanggung jawabnya,” ujar Zahirman.

Ia berharap koordinasi yang telah dilakukan dapat menjadi pedoman bagi setiap instansi dalam mempersiapkan kebutuhan teknis maupun dukungan lainnya. Dengan demikian, tidak terjadi tumpang tindih tugas ataupun kendala yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan.

Selain agenda tingkat provinsi, Zahirman juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Pahlawan akan dilaksanakan di lingkungan masing-masing instansi. Upacara tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menanamkan nilai patriotisme dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Desven Amril, menjelaskan bahwa persiapan kegiatan terus dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah dan lembaga terkait.

Ia menyebutkan, koordinasi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan dapat dipenuhi. Mulai dari kesiapan personel, pengaturan kegiatan, hingga penentuan pihak yang bertanggung jawab pada setiap agenda telah menjadi perhatian panitia.

Menurut Desven, kepanitiaan juga sudah dibentuk sebagai langkah untuk memperjelas mekanisme kerja sekaligus memudahkan pengawasan terhadap setiap tahapan persiapan.

“Kita tetap berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Persiapan ini sudah kita maksimalkan dengan berkolaborasi dan bersinergi dengan OPD terkait, serta sudah kita buat kepanitiaannya,” ungkap Desven.

Ia berharap seluruh unsur yang telah dilibatkan dapat terus menjaga komunikasi dan melaksanakan tugas sesuai kesepakatan bersama. Sinergi tersebut diharapkan mampu mengantisipasi berbagai kendala sehingga seluruh agenda dapat terlaksana sebagaimana direncanakan.

Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum 10 November menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang, pengorbanan, persatuan, dan keberanian para pendahulu bangsa.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap peringatan tahun ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Nilai perjuangan para pahlawan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap disiplin, kepedulian sosial, persatuan, serta kontribusi nyata dalam membangun daerah.

Dengan persiapan yang melibatkan berbagai unsur tersebut, Pemprov Bengkulu optimistis peringatan Hari Pahlawan 2026 dapat berlangsung dengan baik sekaligus menjadi momentum untuk meneruskan semangat perjuangan melalui karya dan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra