TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Ratusan warga memadati kawasan Belungguk Point, Kota Bengkulu, Minggu pagi (25/10/2026), untuk mengikuti olahraga bersama yang memadukan senam jantung sehat, zumba, dan aerobik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga membuka peluang pengembangan ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat dan penggerak ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi hadir langsung bersama istrinya, Dian Fitriani, untuk berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri acara, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Dr. Yeni Puspita, S.H., M.H., serta Dandim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo.
Kegiatan ini juga diikuti Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, pimpinan perbankan, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Sejak pagi, peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian olahraga. Dengan arahan instruktur yang energik, masyarakat dan jajaran pemerintah bergerak mengikuti irama musik dalam suasana santai dan penuh semangat.
Senam jantung sehat menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta. Setelah itu, suasana semakin meriah melalui gerakan zumba dan aerobik yang diikuti secara kompak oleh warga dari berbagai kalangan.
Kebersamaan antara pejabat pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu daya tarik kegiatan tersebut. Tidak ada sekat formal dalam barisan senam, karena seluruh peserta berpartisipasi dalam aktivitas yang sama untuk menjaga kesehatan sekaligus menikmati suasana akhir pekan.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan perdana ini mendapat apresiasi dari Dedy Wahyudi. Ia menilai respons positif warga menjadi modal penting untuk melanjutkan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
Menurutnya, olahraga bersama tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kebugaran fisik. Jika dikembangkan secara konsisten, kegiatan tersebut berpotensi menjadi agenda publik yang memberikan manfaat lebih luas bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.
Melihat besarnya minat warga, Pemerintah Kota Bengkulu mulai mempertimbangkan pengembangan kegiatan menjadi program Car Free Day (CFD) pada masa mendatang.
Dedy menyampaikan, pelaksanaan CFD berpeluang diwujudkan apabila kegiatan olahraga bersama terus mendapatkan sambutan positif dan dapat dilaksanakan secara rutin. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, serta menikmati berbagai aktivitas produktif di kawasan perkotaan.
“Alhamdulillah, kita melihat respons masyarakat begitu antusias. Ini baru pertama, tetapi kalau sudah rutin nanti kita adakan Car Free Day. Saya yakin masyarakat pasti akan banyak terlibat,” ujar Dedy.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak partisipasi masyarakat.
“Insyaallah ini akan terus kita lanjutkan dan ke depan animonya akan tinggi. Insyaallah UMKM tumbuh, banyak orang jualan, sehingga ekonomi bergerak,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah melihat kegiatan olahraga massal sebagai salah satu peluang untuk menghidupkan ruang publik sekaligus memperluas aktivitas ekonomi masyarakat.
Rencana pengembangan Car Free Day di Belungguk Point juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Kawasan yang ramai dikunjungi warga dapat menjadi tempat strategis untuk menawarkan aneka makanan, minuman, serta produk usaha lokal lainnya. Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar berpotensi memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan kesempatan transaksi bagi pedagang.
Namun, agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara optimal, penyelenggaraan kegiatan perlu didukung penataan lokasi, pengaturan lapak, kebersihan, keamanan, serta kenyamanan pengunjung. Dengan pengelolaan yang baik, aktivitas masyarakat dan kegiatan usaha diharapkan dapat berlangsung secara tertib dan saling mendukung.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap kegiatan olahraga bersama dapat menjadi kebiasaan positif yang tumbuh di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat, pemanfaatan ruang publik secara produktif juga diharapkan mendorong interaksi sosial dan menggerakkan perekonomian lokal.
Antusiasme warga pada kegiatan perdana di Belungguk Point menjadi awal yang menjanjikan. Jika keberlanjutan program dapat diwujudkan, kawasan tersebut berpeluang berkembang menjadi salah satu ruang aktivitas masyarakat yang menggabungkan olahraga, rekreasi, dan pemberdayaan UMKM di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra