Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Siapkan Standarisasi Harga di Pantai Panjang Demi Kenyamanan Wisatawan

Wali Kota Bengkulu Siapkan Standarisasi Harga di Pantai Panjang Demi Kenyamanan Wisatawan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>    Pemerintah Kota Bengkulu tengah menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan dan minat wisatawan berkunjung ke destinasi andalan kota ini, Pantai Panjang. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa penataan kawasan wisata tidak hanya menyangkut keindahan fisik, tetapi juga perlunya kepastian harga bagi para pengunjung.

Pantai Panjang dikenal sebagai magnet wisata utama di Bengkulu, terutama saat musim liburan. Namun, di balik ramainya kunjungan wisatawan, masih terdapat sejumlah keluhan yang mencoreng citra wisata tersebut. Salah satu persoalan yang mencuat adalah mahalnya harga makanan, minuman, hingga sewa tempat duduk di kawasan tersebut.

Menurut Dedy, banyak laporan dari masyarakat dan wisatawan yang mengaku kecewa karena harus membayar harga yang tidak wajar untuk layanan dasar seperti makanan ringan atau sekadar duduk di pendopo. Bahkan, ada wisatawan yang baru saja membentang tikar sudah dipaksa berbelanja atau diusir secara halus oleh pedagang setempat.

“Sampai hari ini, masih ada warga kita yang hanya ingin duduk santai di tepi pantai tapi langsung dimintai uang atau dipaksa membeli sesuatu. Kasihan kita lihat orang-orang dari kampung yang hanya ingin bersantai bersama keluarga, malah merasa ditekan,” ungkap Wali Kota Bengkulu, Rabu (12/6).

Untuk menjawab persoalan tersebut, Wali Kota Dedy Wahyudi berencana menetapkan standarisasi harga makanan, minuman, serta tarif jasa lainnya di kawasan Pantai Panjang. Kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana wisata yang tertib, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan, tanpa harus mengorbankan pendapatan pedagang.

“Kalau kita ingin nama Bengkulu dikenal secara nasional sebagai tujuan wisata, maka semua aspek harus kita benahi. Jangan sampai wisatawan datang sekali, lalu kapok karena merasa ditipu atau tidak nyaman,” tegas Dedy.

Lebih lanjut, ia meminta perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan, untuk segera melakukan musyawarah bersama para pelaku usaha di kawasan Pantai Panjang. Dedy berharap, dengan adanya dialog antara pemerintah dan pedagang, akan tercipta kesepakatan harga yang adil dan menguntungkan kedua belah pihak.

“Pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman, tapi wisatawan juga harus merasa aman. Tidak ada yang merasa dirugikan. Itulah yang kita inginkan,” ujar Dedy.

Pemerintah Kota Bengkulu juga berkomitmen untuk mempercantik kawasan Pantai Panjang melalui penataan lanskap, kebersihan, dan penyediaan fasilitas umum yang memadai. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kembali citra positif pariwisata Bengkulu dan menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan penataan menyeluruh dan penegakan aturan yang adil, Pantai Panjang diharapkan menjadi destinasi wisata yang bukan hanya indah, tetapi juga menyenangkan dan berkesan bagi siapa pun yang datang.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra