TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu kembali menghadirkan kompetisi olahraga untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kali ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bengkulu menggelar Turnamen Tenis Lapangan Walikota Cup 2026 yang mempertemukan atlet dan pecinta tenis dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.
Turnamen tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Agustus 2026. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemerdekaan, kejuaraan ini diarahkan sebagai ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet tenis, terutama pemain usia muda.
Sejumlah lapangan tenis di Kota Bengkulu digunakan untuk mendukung jalannya pertandingan. Lokasi pertandingan meliputi Lapangan Tenis Indoor Pemprov Bengkulu, Lapangan Korem, Lapangan Mandiri, dan Lapangan Nusa Indah.
Sementara itu, pertandingan kategori tunggal junior putra dan putri dipusatkan di Lapangan Workshop PU. Penggunaan beberapa venue tersebut dilakukan agar seluruh pertandingan dapat berjalan secara efektif selama tiga hari pelaksanaan.
Kepala Dispora Kota Bengkulu, Eka Saputra, mengatakan Walikota Cup 2026 tidak sekadar dirancang sebagai ajang perebutan kemenangan. Menurutnya, turnamen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas kesempatan atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
“Walikota Cup 2026 kita laksanakan sebagai bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah bagi para pecinta dan atlet tenis lapangan untuk berkompetisi secara sportif,” kata Eka.
Ia berharap persaingan dalam turnamen tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan tenis lapangan di Kota Bengkulu. Kompetisi yang mempertemukan pemain dari berbagai daerah juga dinilai penting untuk mengukur kemampuan atlet secara lebih objektif.
Walikota Cup 2026 menghadirkan sejumlah kelas pertandingan yang menyasar kelompok usia berbeda. Pada sektor junior, nomor tunggal putra dan putri dibagi berdasarkan kelompok umur 10, 12, 14, dan 16 tahun.
Pembagian kelas berdasarkan usia tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet sejak dini. Para pemain muda tidak hanya mendapatkan kesempatan bertanding, tetapi juga dapat merasakan atmosfer kompetisi yang lebih terstruktur.
Selain nomor junior, panitia juga menyediakan pertandingan beregu untuk kategori senior umum. Sektor putri mempertandingkan ganda putri beginner/intermediate dengan batas usia minimal 25 tahun serta ganda putri bebas/advance.
Adapun sektor putra senior umum terdiri atas ganda putra kelompok umur 110 dengan batas usia minimal 50 tahun, ganda putra kelompok umur 80 dengan usia minimal 40 tahun, serta nomor ganda putra bebas/advance.
Untuk menjaga kualitas dan kelancaran pertandingan, panitia menerapkan pembatasan jumlah peserta. Nomor tunggal junior putra maupun putri maksimal diikuti 16 pemain pada setiap kelas.
Sementara kategori ganda beregu senior dibatasi paling banyak 16 regu untuk setiap grup. Sistem kuota tersebut membuat calon peserta perlu melakukan pendaftaran lebih awal agar dapat memperoleh tempat dalam pertandingan.
Salah satu daya tarik Walikota Cup 2026 adalah tidak adanya biaya pendaftaran bagi peserta. Meski gratis, kesempatan mengikuti turnamen tetap terbatas karena panitia memberlakukan kuota pada setiap nomor pertandingan.
Eka mengajak para atlet, klub, maupun komunitas tenis di Bengkulu memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia menilai kompetisi seperti Walikota Cup dapat menjadi sarana membangun hubungan antarpemain sekaligus memperkuat komunitas tenis daerah.
“Selain mengejar prestasi, kami ingin turnamen ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpetenis, klub dan komunitas tenis di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.
Menurutnya, sportivitas harus menjadi bagian utama selama kompetisi berlangsung. Peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menghormati lawan, perangkat pertandingan, serta aturan yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kota Bengkulu juga berharap penyelenggaraan Walikota Cup 2026 dapat memberikan kontribusi terhadap pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Kehadiran atlet junior menjadi perhatian khusus karena mereka merupakan calon penerus prestasi tenis Bengkulu pada masa mendatang.
Dengan peserta yang berasal dari berbagai wilayah, turnamen ini sekaligus menjadi indikator perkembangan tenis lapangan di tingkat daerah. Pemerintah daerah berharap kompetisi serupa dapat terus digelar secara konsisten sehingga muncul lebih banyak pemain potensial yang mampu bersaing pada level lebih tinggi.
Walikota Cup 2026 akhirnya bukan hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekosistem olahraga, memperluas pengalaman bertanding, dan menumbuhkan semangat pembinaan atlet tenis di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra