TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat dukungan terhadap perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui persiapan pelaksanaan Jamsostek Award 2026. Agenda penghargaan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha hingga pelaku usaha agar semakin aktif memberikan perlindungan kepada pekerja.
Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat yang berlangsung di Two K Azana Style Hotel Bengkulu, Jumat (21/8/2026). Rapat tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, bersama jajaran terkait.
Jamsostek Award merupakan ajang penghargaan bagi pihak-pihak yang dinilai memiliki kepedulian dan komitmen dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Penilaian tidak hanya melihat jumlah kepesertaan, tetapi juga inovasi serta kontribusi dalam membangun perlindungan pekerja yang lebih luas.
Program ini diinisiasi secara bersama oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Penghargaan tersebut bukan program baru. Penyelenggaraannya telah dimulai sejak 2017 dan pada 2026 memasuki tahun pelaksanaan ke-9. Sebelum menggunakan nama Jamsostek Award, ajang ini dikenal dengan sebutan Paritrana Award.
Khairil Anwar menegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Jamsostek Award 2026. Menurutnya, penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu bagi berbagai pihak untuk meningkatkan perhatian terhadap perlindungan tenaga kerja.
“Jamsostek Award ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha untuk terus meningkatkan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Khairil.
Ia menilai jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki posisi penting dalam menciptakan rasa aman bagi pekerja. Dengan kepesertaan yang semakin luas, pekerja diharapkan memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Perluasan perlindungan tersebut juga dinilai berkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebab, keberadaan jaminan sosial dapat membantu pekerja dan keluarganya menghadapi berbagai risiko sosial ekonomi.
Karena itu, Khairil berharap sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan dan sektor swasta terus diperkuat. Pemerintah desa dan pelaku usaha juga diharapkan mengambil bagian dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja di wilayah masing-masing.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan rapat persiapan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Jamsostek Award 2026 dapat berjalan sesuai rencana.
Menurut Ferama, koordinasi menjadi bagian penting karena penghargaan tersebut melibatkan sejumlah unsur yang memiliki peran dalam mendorong tercapainya Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
“Melalui Jamsostek Award, kami berharap semakin banyak pihak yang berkomitmen memperluas kepesertaan dan memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para pekerja,” ujar Ferama.
Ia berharap momentum penghargaan tidak berhenti pada seremoni. Lebih dari itu, Jamsostek Award diharapkan mampu melahirkan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah, pemerintah desa maupun badan usaha.
Universal Coverage Jamsostek menjadi salah satu tujuan penting dalam perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan. Konsep tersebut menekankan semakin banyak pekerja mendapatkan akses terhadap program perlindungan yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan.
Di Bengkulu, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk mencapai target tersebut. Pemerintah memiliki peran dalam mendorong kebijakan dan koordinasi, sementara dunia usaha serta pelaku usaha berperan memastikan pekerjanya mendapatkan perlindungan.
Pelaksanaan Jamsostek Award 2026 pun diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas. Selain memberikan penghargaan kepada pihak yang telah menunjukkan kinerja baik, ajang tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menularkan praktik positif kepada daerah dan sektor usaha lainnya.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Bengkulu diharapkan terus berkembang. Jaminan sosial bukan sekadar penghargaan atau kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun pekerja yang lebih terlindungi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra