TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Provinsi Bengkulu resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Pengurus Wilayah (BPW) periode 2026 dalam rangkaian Forum Bisnis dan Pelantikan yang berlangsung di Hotel Santika Bengkulu, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan sektor perbankan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Acara diawali dengan Forum Bisnis bertema "Akselerasi Investasi dan Penguatan Ekosistem Bisnis Bengkulu, Kolaborasi HIPKA, Jaringan Alumni dan Perbankan Menuju Bengkulu Maju, Alumninya Bahagia." Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah yang membahas berbagai strategi peningkatan investasi, pengembangan UMKM, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.
Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan resmi jajaran pengurus BPW HIPKA Provinsi Bengkulu oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPKA. Prosesi tersebut dihadiri para tokoh nasional, kepala daerah, pimpinan perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga jajaran perbankan.
Tidak hanya menjadi agenda seremonial, pelantikan ini juga menghasilkan langkah konkret melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Bengkulu dengan sejumlah perusahaan strategis. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan iklim investasi di Provinsi Bengkulu.
Sebagai bentuk dukungan terhadap lahirnya pengusaha muda, HIPKA juga menyerahkan beasiswa kewirausahaan senilai Rp1 juta kepada lima kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sedang merintis usaha. Bantuan tersebut menjadi simbol komitmen organisasi dalam mencetak generasi wirausaha baru yang mandiri dan inovatif.
Ketua Umum BPW HIPKA Provinsi Bengkulu, H. Roni Desa, S.Sos., M.M., mengatakan kepengurusan yang baru memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, HIPKA harus menjadi rumah besar bagi para pengusaha alumni KAHMI sekaligus menjadi penghubung antara dunia usaha, pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat.
"Pelantikan pengurus ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran HIPKA sebagai wadah pengusaha alumni KAHMI. Kami ingin mendorong investasi, memperluas jaringan usaha, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat Bengkulu," ujar Roni Desa.
Ia menambahkan, kehadiran para tokoh nasional, akademisi, hingga praktisi bisnis dalam forum tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi pelaku usaha lokal agar semakin siap menghadapi persaingan sekaligus memanfaatkan berbagai peluang investasi yang berkembang.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dr. H. Dedy Wahyudi, S.E., M.M., mengapresiasi terselenggaranya forum bisnis dan pelantikan HIPKA. Menurutnya, organisasi tersebut menjadi wadah yang tepat bagi alumni HMI untuk mengembangkan potensi di bidang kewirausahaan.
Dedy menilai selama ini banyak kader HMI lebih dikenal aktif di dunia organisasi maupun politik. Kehadiran HIPKA membuka ruang baru bagi para alumni untuk membangun usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian daerah.
"Selama ini banyak alumni HMI yang lebih aktif di dunia politik. Kini HIPKA menjadi wadah bagi kader yang ingin mengembangkan kemampuan berwirausaha sehingga lahir lebih banyak pengusaha sukses dari Bengkulu," kata Dedy.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap penandatanganan MoU yang dilakukan bersamaan dengan pelantikan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya fokus pada seremoni, tetapi langsung menghadirkan program yang berdampak nyata.
Namun demikian, Dedy mengingatkan agar seluruh kerja sama yang telah disepakati tidak berhenti sebatas dokumen administratif.
"Acara ini sangat baik karena langsung ada aksi nyata melalui MoU. Yang paling penting sekarang adalah tindak lanjutnya sehingga kerja sama tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha," tegasnya.
Selain itu, Dedy mendorong pengurus HIPKA menghidupkan kembali konsep Pusat Inkubasi Bisnis (PINBOOK) sebagai ruang pembinaan bagi calon pengusaha muda. Program tersebut dinilai dapat menjadi laboratorium kewirausahaan yang mampu melahirkan pelaku usaha baru, khususnya di sektor properti, otomotif, dan berbagai bidang usaha potensial lainnya.
Forum bisnis juga menghadirkan Ketua Umum BPP HIPKA yang juga Anggota DPR RI, H. Kamrussamad, Ph.D., yang memaparkan strategi inovasi fiskal daerah dan penguatan sektor UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, S.E., M.M., Direktur Utama PT Laksita Afrizal Arifin, S.E., Rektor Universitas Bengkulu Dr. Retno Agustina Ekaputri, Koordinator Presidium MW KAHMI Bengkulu Dr. Elfahmi Lubis, Bupati Bengkulu Utara Mian, Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., serta sejumlah tokoh dan pelaku usaha lainnya.
Melalui forum ini, HIPKA Bengkulu berharap mampu memperkuat jejaring bisnis, mempercepat masuknya investasi, meningkatkan daya saing pelaku UMKM, serta membangun kolaborasi berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi Bengkulu secara inklusif.
.Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra