TEROPONGPUBLIK.CO.ID — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas sekaligus menyesuaikan pergerakan massa yang berada di kawasan parlemen.
Kendati telah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan, kepolisian memastikan rekayasa lalu lintas tidak akan diterapkan secara otomatis di seluruh ruas jalan. Pengalihan arus hanya dilakukan jika kondisi lapangan menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengurangi kepadatan atau menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas akan melihat situasi secara langsung. Menurutnya, petugas tidak akan melakukan penutupan maupun pengalihan arus apabila kendaraan masih dapat bergerak dengan normal.
“Apabila harus dilakukan rekayasa, itu sifatnya situasional dan terbatas. Apabila kondisi lalu lintas lancar, tidak kami lakukan pengalihan arus,” kata Firman.
Polisi Pantau Kondisi Lapangan
Pendekatan situasional tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengamanan dan aktivitas masyarakat. Arus kendaraan tetap diupayakan berjalan normal selama kondisi di sekitar Gedung DPR RI memungkinkan.
Namun, apabila terjadi peningkatan aktivitas massa atau kepadatan kendaraan di titik tertentu, personel Ditlantas Polda Metro Jaya akan langsung melakukan penyesuaian.
Firman mengatakan, petugas telah disiapkan di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik pengalihan arus. Keberadaan personel tersebut ditujukan agar pengguna jalan mendapatkan informasi dan arahan ketika skema lalu lintas harus diubah.
“Namun apabila harus dilakukan pengalihan di beberapa titik, kami pastikan petugas sudah berada pada titik-titik tersebut untuk memberikan petunjuk dan arahan,” ujarnya.
Dengan pola tersebut, masyarakat yang melintas di sekitar kawasan DPR RI diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memperhatikan perkembangan kondisi lalu lintas karena pola perjalanan kendaraan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai situasi.
Keamanan Jakarta Dipastikan Kondusif
Selain fokus pada kelancaran arus kendaraan, kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Firman memastikan situasi keamanan secara umum masih berada dalam keadaan aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan potensi gangguan dapat segera ditangani.
“ Kami memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya saat ini hingga besok dalam kondisi aman dan kondusif,” tegasnya.
Kesiapan personel dan fleksibilitas rekayasa lalu lintas menjadi perhatian utama dalam pengamanan kawasan DPR RI. Polisi tidak hanya menyiapkan kemungkinan pengalihan kendaraan, tetapi juga memastikan pengguna jalan memperoleh informasi yang jelas apabila terjadi perubahan arus.
Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar kawasan Senayan dan Gedung DPR RI pada Kamis tersebut diimbau tetap berhati-hati serta mengikuti petunjuk petugas. Kepolisian juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri menerobos jalur yang sedang dialihkan apabila rekayasa lalu lintas diberlakukan.
Skema yang diterapkan sepenuhnya akan mengikuti perkembangan di lapangan. Artinya, ketika situasi kembali normal dan arus kendaraan dapat bergerak lancar, pengaturan khusus tidak perlu diperpanjang.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengamanan lalu lintas di kawasan DPR RI diarahkan untuk tetap adaptif. Kepolisian menempatkan kondisi aktual sebagai dasar pengambilan keputusan, sehingga rekayasa dapat dilakukan secara terbatas tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara berlebihan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra