Skip to main content

Kirab Bendera 2.003 Meter Warnai HUT ke-81 RI di Seluma

Bupati Seluma Teddy Rahman bersama jajaran Forkopimda dan ribuan peserta mengikuti Kirab Bendera Merah Putih sepanjang 2.003 meter dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Bupati Seluma, Kamis (13/8/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>  Semangat nasionalisme masyarakat Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, kembali ditunjukkan melalui kegiatan Kirab Bendera Merah Putih sepanjang 2.003 meter. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seluma, Kamis (13/8/2026).

Kirab dipimpin langsung oleh Bupati Seluma Teddy Rahman, SE., M.M. Ribuan peserta turut ambil bagian dalam kegiatan yang tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bendera berukuran sangat panjang itu dibentangkan dan dikirab bersama-sama oleh masyarakat, pelajar, aparatur pemerintah, serta berbagai unsur daerah. Pemandangan tersebut menjadi simbol kuat tentang bagaimana semangat kebangsaan dapat tumbuh ketika seluruh elemen masyarakat bergerak dalam satu tujuan.

Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar agenda seremonial dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.

Menurutnya, kirab Merah Putih menjadi ruang untuk kembali mengingat jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Kirab ini bukan hanya sekadar membawa dan membentangkan bendera, tetapi bagaimana kita bersama-sama menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan,” ujar Teddy.

Pemilihan panjang bendera Merah Putih mencapai 2.003 meter bukan tanpa alasan. Angka tersebut berkaitan dengan sejarah berdirinya Kabupaten Seluma yang terbentuk pada 2003.

Filosofi itu membuat Kirab Bendera Merah Putih tahun ini memiliki identitas tersendiri. Bendera tidak hanya menjadi simbol nasionalisme, tetapi sekaligus merepresentasikan perjalanan sejarah Kabupaten Seluma sejak terbentuk hingga saat ini.

Dengan membawa bendera sepanjang 2.003 meter, masyarakat diajak mengenang perjalanan daerah sekaligus meneguhkan kecintaan kepada Indonesia. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kirab, tetapi terus hidup dalam aktivitas masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Seluma. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma juga ikut berpartisipasi.

Tidak kurang dari 2.500 peserta yang terdiri atas pelajar dan masyarakat ikut memeriahkan kirab. Kehadiran ribuan peserta membuat suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Seluma semakin semarak.

Bupati Teddy Rahman berharap semangat yang muncul dari Kirab Merah Putih dapat menjadi energi positif untuk pembangunan Kabupaten Seluma. Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai dengan tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial serta tidak mudah terpecah oleh perbedaan. Persatuan, kata dia, merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kerja nyata untuk kemajuan Kabupaten Seluma,” tegas Teddy.

Kirab Bendera Merah Putih sepanjang 2.003 meter tersebut akhirnya menjadi gambaran kebersamaan masyarakat Seluma dalam menyambut HUT ke-81 RI. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan juga membangun masa depan daerah dengan persatuan, gotong royong dan kerja nyata.

Pewarta : Hassan

Editing : Adi Saputra