TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jantung di Kabupaten Seluma, Bengkulu, memasuki babak baru. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Seluma kini memiliki kepengurusan definitif untuk masa bakti 2025–2030 setelah resmi dilantik di Gedung Daerah Serasan Seijoan, Jumat (28/8/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin Ketua YJI Provinsi Bengkulu, Khairunnisa Helmi Hasan. Dalam agenda itu, dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, MARS., resmi dipercaya memimpin YJI Cabang Kabupaten Seluma bersama jajaran pengurus lainnya.
Momentum pelantikan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat gerakan promotif dan preventif di tengah masyarakat. Edukasi mengenai pola hidup sehat, deteksi dini, hingga peningkatan pemahaman mengenai faktor risiko penyakit jantung menjadi perhatian yang perlu terus dikembangkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto, Ketua YJI Cabang Kota Bengkulu, Ketua YJI Cabang Kabupaten Bengkulu Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Seluma, para ketua organisasi wanita beserta jajaran, serta sejumlah undangan lainnya.
Mega Ayu Tekankan Amanah Organisasi
Setelah dikukuhkan sebagai Ketua YJI Cabang Kabupaten Seluma, dr. Mega Ayu menegaskan bahwa posisi yang diberikan kepadanya bukan sekadar tanggung jawab administratif dalam sebuah organisasi.
Menurutnya, kepengurusan YJI harus mampu menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu fokus utama yang akan didorong adalah membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak usia dini.
Ia menilai pencegahan harus menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko penyakit jantung. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang mudah dipahami mengenai kebiasaan hidup sehat dan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan secara berkala.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab yang benar-benar harus kami jalankan, terutama bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, khususnya dalam menjaga kesehatan jantung,” ujar dr. Mega.
Ke depan, YJI Seluma diharapkan dapat memperluas kegiatan edukasi dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Kolaborasi bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, komunitas, hingga lingkungan pendidikan dinilai dapat memperkuat penyampaian pesan mengenai pencegahan penyakit jantung.
YJI Provinsi Dorong Akses Informasi Bantuan
Ketua YJI Provinsi Bengkulu Khairunnisa Helmi Hasan mengatakan, keberadaan YJI di daerah juga memiliki peran penting dalam menjembatani masyarakat dengan berbagai program yang tersedia.
Ia menyebut terdapat program bantuan yang dapat diajukan oleh masyarakat yang mengalami penyakit jantung. Karena itu, pengurus YJI di Kabupaten Seluma diharapkan tidak hanya aktif menjalankan kegiatan edukasi, tetapi juga membantu menyebarluaskan informasi mengenai akses bantuan tersebut.
“Untuk saat ini ada bantuan yang bisa diajukan bagi masyarakat yang memiliki penyakit jantung. Tentunya program ini selaras dengan keberadaan YJI di Provinsi Bengkulu untuk membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Khairunnisa.
Menurutnya, semakin luas informasi yang diterima masyarakat, semakin besar pula peluang warga yang membutuhkan untuk memperoleh manfaat dari program tersebut.
Pemkab Seluma Sambut Kehadiran YJI
Wakil Bupati Seluma Gustianto memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan YJI Kabupaten Seluma. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan.
Gustianto menilai kesehatan jantung merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, keberadaan organisasi yang secara khusus bergerak dalam bidang tersebut diharapkan mampu memperkuat kampanye hidup sehat di Kabupaten Seluma.
“Dengan adanya YJI di Kabupaten Seluma, kita berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jantung,” ujar Gustianto.
Dengan terbentuknya kepengurusan YJI Kabupaten Seluma periode 2025–2030, ruang kolaborasi antara organisasi dan pemerintah daerah semakin terbuka. Program edukasi, pencegahan, penyebaran informasi kesehatan, serta pendampingan masyarakat diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Keberadaan YJI Seluma pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni pelantikan. Kepengurusan baru dituntut menghadirkan kegiatan nyata yang mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah, sehingga kesadaran menjaga kesehatan jantung dapat tumbuh menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari.
Pewarta: Hassan
Editing : Adi Saputra